Rabu, 13 Juni 2012
Senyummu tak untuk qu lagi
.........Senyummu tak untuk qu lagi......
Disini sendiri
menanti wajah yang dulu pernah ku lihat
menanti raga yang dulu pernah ku miliki
dan menanti cinta yang tak abadi.
Cinta adalah perasaan yang bisa hilang karena pertengkaran
tetapi Sayang akan selamanya abadi
dalam jiwa, raga dan hati
selama masih bernafas. Seperti itu lah
rasa sayang ini
pada raga yang kini tak lagi ku miliki.
Aku rindu kamu
aku sayang kamu
aku peduli kamu
aku cinta kamu,
tapi itu dulu setelah
SENYUM MU TAK LAGI UNTUKKU.
Kesunyian Hujan Malam
"**Kesunyian Hujan Malam**"
Kepiluan Hujan Malam
Ketika tak ada kekasih
Hujan air menyirami tanah-tanah
Hujan itu pun membasahi raga tanpa mengetahui sesuatu dihati
Basah raga tanpa berbohong telah menyunyikan di sekitarku
Ketika terasa sedih
Hujan air masih menyirami tempat-tempat yang aku lewati
Tersadari olehku ratapan kehilangan riang dengan menjadikan suasana biasa-biasa saja
Kekasih dihati hanya sebuah fiksi yang berangan angan ingin orientasi
Ketika hanya sunyi
Malam sebagai sahabat serta sobat yang ketat memijat menjadikan hati kuat
Hujan dan malam kilas hampa hatiku dan perlahan mengobati kesunyian ini
Hujan malam menggenggam aneka ragam pejam-pejam yang
mengelilingi malam
Ketika hinggap pilu
Mungkin hatiku sendu
Mungkin hatiku mau
Mungkin hatiku selalu pada sesuatu yang ada dihatiku
— di Cunda Lhokseumawe.
Kepiluan Hujan Malam
Ketika tak ada kekasih
Hujan air menyirami tanah-tanah
Hujan itu pun membasahi raga tanpa mengetahui sesuatu dihati
Basah raga tanpa berbohong telah menyunyikan di sekitarku
Ketika terasa sedih
Hujan air masih menyirami tempat-tempat yang aku lewati
Tersadari olehku ratapan kehilangan riang dengan menjadikan suasana biasa-biasa saja
Kekasih dihati hanya sebuah fiksi yang berangan angan ingin orientasi
Ketika hanya sunyi
Malam sebagai sahabat serta sobat yang ketat memijat menjadikan hati kuat
Hujan dan malam kilas hampa hatiku dan perlahan mengobati kesunyian ini
Hujan malam menggenggam aneka ragam pejam-pejam yang
mengelilingi malam
Ketika hinggap pilu
Mungkin hatiku sendu
Mungkin hatiku mau
Mungkin hatiku selalu pada sesuatu yang ada dihatiku
Syair Sufi
”Syair Sufi ”:
Aku tahu, Rezekiku tak mungkin di ambil orang lain
Karenanya hatiku tenang.
Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain,
Maka aku sibukkan diriku untuk beramal,
Aku tahu, Allah selalu melihatku,
Karenanya aku malu bila Allah mendapatkanku melakukan Maksiat,
Aku Tahu, kematian menantiku karenanya, kupersiapkan....
Bekal untuk berjumpa dengan RabbKu
Kamut 1
Sepertinya kita tidak boleh larut dalam kesedihan, karena boleh jadi Allah menganugerahkan rasa sepi dalam hati kita untuk menguji betapa kuat cinta kita. — di Kota kesedihan.
SEANDAINYA
"SEANDAINYA"
Ketika malam tak lagi berbintang
Ketika bulan tak lagi terlihat
Disaat itulah, hingga sekarang aku merindukanmu
Selama bintang selalu dapat kulihat
Selama bulan selalu menemaniku di malam yang gelap
Aku selalu bercerita kepada mereka
Aku merindukanmu..
Merindukan belaian lembut
Kasih sayang yang ingin selalu kurasakan darimu
Terkadang ku menangis
Sambil bercerita kepada bulan dan bintang
Tentang perasaan yang kupunya untukmu
Andai kau tahu rasa ini
Rasa yang sulit untuk ku hilangkan
Karena aku terlalu mencintaimu
Dan kini aku berharap kau kembali
Aku berharap sulit kau hilangkan pula diriku ini di hatimu
Agar kau senantiasa tak jauh dari diriku
Egokah aku?
Mencintaimu, berharap kau kembali
Dan semua ini, hanya SEANDAINYA
DO'A ISI HATi
"*DO'A ISI HAT!"*
Jika hati ini milikmu…
maka akan aku kembalikan…
Jika sayang ini untukmu…
maka akan aku berikan…
Dan jika rindu ini terikat padamu…
maka akan aku simpulkan…
Aku rela kamu tak mengenalku…
tapi aku mau kamu mengenal hatiku…
Aku rela kamu jauh dariku…
tapi aku mau kamu dekat di hatiku…
Aku pun rela kamu tidak mendengarkan kata-kataku…
tapi aku pun mau kamu mendengarkan kata isi hatiku…
Kasih…
Jadilah kau seseorang yang rendah hati…
Jadilah kau sesorang yang penyabar…
Dan jadilah kau seseorang yang penyayang…
Rendah hati dalam kelakuan…
Penyabar dalam kepribadian…
Dan penyayang dalam kehidupan…
Langganan:
Postingan (Atom)



