Pages

Subscribe:

Rabu, 13 Juni 2012

SERPIHAN HATI


‎****"SERPIHAN HATI"****

Aku belajar melupakan seseorang yg melupakan aku.,
Aku belajar memaafkan semua yg menyakiti aku.
Aku belajar untuk menjadi yg terbaik untuk orang yg aku sayangi.
Tetepi satu yg tak bisa aku pelajari
Aku harus bisa tersenyum di saat orang yg aku sayangi menyayangi orang lain

Smua orang tau bgaimana mencintai,
tapi hanya sebagian orang yg tahu bagaimana tetap tinggal di satu hati tuk jangka waktu yg lama.
Jika kegagalan itu bagaikan hujan dan keberhasilan bagaikan matahari,
maka butuh keduanya untuk melihat pelangi.^_*
jangan pernah tinggalkan orang yang kamu sayangi

demi orang yang kamu suka,
arena suatu saat nanti orang yang kamu suka
akan meninggalkanmu demi orang yang ia sayangi,
maka dari itu sayangilah orang yang kamu sayang dengan sepenuh hati.
Bila nanti esok hari

Ku temukan dirimu bahagia
Ijinkan aku titipkan kisah cinta kita selamanya………
Haruskah aku mengulang kembali, Ataukah aku harus menahan kau pergi
Sedari dulu telah ku katakan padamu,Bila ku salah, maafkanlah cintaku
Lepaskan aku bila kau tak mencintaiku
Sambutlah aku bila kau masih mencintaiku

Maafkan aku,…..
bila cinta tak terbalas janji hanya tinggal janji sakit hati yang ku rasa,sekian lama ku menunggu saat-saat ku bersamamu dan kini aku kembali,
siksa menanggung rindu semua sia-sia,
bukti cinta untukmu namun yang ku beri tak pernah kau hargai
demi cinta kita ku korbankan segalanya semua yang kita lewati selalu ada dalam ingatan…..
selalu ingin di dekatmu dan buat engkau tersenyum namun tangis yang ku dapat…..
 — di Pengalaman q tentang cinta.

Kamis, 07 Juni 2012

RINDU YANG DI SANA


RINDU YANG DI SANA

terkesan menarik mengingat hal
yang mengagumkan dalam setiap menit
betapa menyentuhnya lagu isyarat
yang terlukiskan untuk aku

mungkin alasanku untuk seutuhnya
mempunyai banyak cara untuk memilih
keyakinan yang pasti
dan bukan untuk main main lagi

nuranilah yang menilainya sekarang
hasrat ini sungguh menjadikan
keuninkan yang sangat luar biasa
menjadikanku panorama segar

rindu itulah kata setiap waktu
untuk kamu yang disana
aku tahu kamu merasakannya
seperti rindu ini memutiarakan segalanya

PUisi Untuk Orang Yang Kusayangi


PUisi Untuk Orang Yang Kusayangi

Untukmu yang ku sayangi ..

Dimanakah dirimu kini berada sayang ..
Mengapa kau pergi tinggalkan Rindu disini ..
Aku sangat merindukanmu ..

Datanglah sayang ..
Bawalah obat untuk RINDU ini..
Kembalilah Dan jangan tinggalkan aku lagi ..
Peluklah aku erat erat,,jangan kau lepaskan lagi ..

Aku sangat mencintaimu ..
Aku sangat menyayangimu .. — di Lebay.com.

BINTANG


‎"BINTANG"

Langit tak berpendar
Kala waktu kian terlelap
Hadirmu berbayang
Seakan enggan jatuh ke pelupuk
Namun engkau mengedip
Mengintip dari celah celah kusam
Menghapus debu berbalut air

Aku merana menghibamu
Berselimut sepi dan rasa
Menggantung harap kala mimpi menebar
Merangkai andai pada saatnya
Kelak hanyalah temanku
Dan aku ingin kau mendengar

Bintang,
Lukiskan hatiku pada kristalmu
Bawalah jiwaku di sayap kecilmu
Dan jika kau lelah
Biarkan arah membantu kerlipmu
Nanti akan kau temukan
Kepingan indah nan bertahta
Bagaikan rembulan yang telah lama menghilang
Dan sampaikanlah
Cintaku padanya…

SALAM RINDU

"PUISI SALAM RINDU"
Mirza


seelok kicau,
di kala pagi,
begitulah engkau,
di relung hati.
Salamku, salam rindu,
teruntukmu, duhai…penculik hatiku.
Bincang-bincang biasa,
tiada ku nyana, jadi awal celah rasa,
merasuk kedalam jiwa, mendebar-debarkan dada,
membusungkan gundah gulana, jumbuhkan gembira ria.
Dan aku merindukanmu,
dan akupun merindukan saat-saat itu.
Seelok kicau,
dikala pagi,
begitulah engkau,
di relung hati.
Salamku, salam rindu,
teruntukmu, duhai…penakluk kalbu.
Sekuntum Mawar, berkawal asmara,
hendak-ku tawar padamu, menanda cinta,
yang menggebu di dalam jiwa, takluk-kan asa, rasa, selera,
namun, engkau tiada di sanding raga…ohh kecewa, hatiku kecewa.
Dan aku merindukanmu,
dan harapku pun, menyambangimu.
Selok kicau,
di kala pagi,
begitulah engkau,
di relung hati.
Salamku, salam rindu,
teruntukmu, duhai…bidadari hatiku.

Rabu, 06 Juni 2012

UBAT HATE


Ubat hate"

Pujoe mula phoen, MEUWOE keu Rabbi,,
Seulaweut KEU Nabi, MEUNYANG KEUDUA,,
Rahmat seujahtera, Tuhanku Neu bri,,
Keu keluarga Nabi, RASUL MUSTAFA,,

Dan lom sahabat, KELUARGA Nabi,,
Para tabi tabi'ain, mandum Aulia,,
Para 'ulama, PEUNGIKOET NABI,,
SEUREUTA akhi, hana loen lupa,,

Saleum loen Rireu, do'a loen bagi,,
Keupada akhi, tuha ngoen muda,,
LAKE bak Allah, BEUTROK HAJATI,,
Leupah bak titi, blang padang mahsya,,

SABOEH MUSTIKA, HAJAT loen rawi,,
Deungoe hai akhi, seun-seun sibanja,,
Hajat loen KISAH , PEUNAWA hati,,
Keu UMAT NABI, MEUNyang tem baca,,

Ngoen hate suci, taturi Rabbi,,
Dunia Ukhrawi, tanyoe bahagia,,
Yang TEM useuha, PASTI Neubri,,
Rahmat ILahi, MEULIPAT GANDA,,

Pertama phoen, MEUNOE KHUEN NABI,,
KEU Ubat hati, Al-Qur'an ta baca,,
Ta baca Al-Qur'an, beu TApham arti,,
Mangat jeut meuri, HARUEM NGOEN HANA,,

Teuma keu dua, jinoe loen rawi,,
Ingat keu Rabbi, 'oeh malam jula,,
Sembahyang TAHJUD , wahee e akhi,,
Hate beu suci, dari buet donya,,

TEUMA yang keu lhee , silaturrahmi,,
TAPEUTOE DIRI , DEUNGON 'ulama,,
KARNA 'ulama, nyan wareh Nabi,,
Hate yang suci, Allah karunia,,

Yang keu peut sah, BEU TAHINDARI,,
Dari buet keuji, ateuh rhueng donya,,
NYAN hawa nafsu, BEU TAKEUNDALI,,
Ta tahan diri, lewat puasa,,

TEUMA keu limoeng, nyawoeng ta uji,,
Zikir KEU RABBI , keu Dzat yang Esa,,
'Oh malam jula, KUTIKA sunyi,,
Beudoh hai akhi, PUJOE RABBANA,,

MEUNAN MUPHOM LON, LAM HADIS NABI,,
NeuCI peurati, kadang na cupa,,
KADANG SALAH LON , BAK PUPHOEM ARTI,,
MEUAH BEU NEUBRI, NEU AMPON DOSA,,

( Agam Sidroe 6 Rajab 1433 M/ 27 mei 2012 )

JENDELA SEPI


⊙⊙○JENDELA SEPI○⊙⊙

Akrabnya tutur lidahku
Resah dijiwa kian terlerai
Ibarat keheningan malam

sesudah jauh di sudut hati
Aman di sanubari terubat sepi
Mekar sejambak kuntuman
bibir
Enggan mengukir peristiwa
silam
Lantaran sepi kuheret ketepi
Ingin mencari satu kepastian
Seri diwajah tersimpan seribu
rahsia
Sinaran titisan air mata
ternokhtah di tabir jendela
jiwa
Aku pasrah pada
ketentuanNya
Indah bicara tersusun kata
Derai ketawa pengubat hati
yang lara
Akan kekalkah ia?
Yang pastinya amat kuselami
Undangan sepikan bertamu
lagi di jendela hati.
:: Salam Seindah Puisi ::

Coment

Like