Pages

Subscribe:

Selasa, 22 Mei 2012

Segenap Hatiku, Segenap Air Mataku


Segenap Hatiku, Segenap Air Mataku

Kuterima semua ini
Ku pasrahkan semua ini
Meski sedih
Tapi sudah inilah takdirnya

Kau sudah tiada
Kau sudah pergi ke tempat yang lebih indah
Inilah akhirnya
Akhir dari hidup, juga perjuanganmu

Kau telah melawan berbagai kesakitan
Kesakitan yang terus menjalari tubuhmu
Kau terus berdo’a, berusaha
Untuk terus melindungi dirimu yang lemah ini

Kau bagaikan batu
Yang tidak merasakan sakit apapun
Separah apapun
Kau tetap bertahan

Dan kau seperti air
Yang terus mengalir menjalani hidup
Dengan ombak kau serang penyakitmu
Dan sebesar apapun sebuah batu .. kau akan tetap menerjangnya
Tanpa halangan dan tanpa batas
Ketabahanmu menjadi sumber inspirasiku
Kesabaranmu, kebaikanmu
Seakan kau tidak memiliki masalah

Saat ini aku hanya ingin menangis
Awan mendung menyelimuti
Burung-burung bergerombol merontokkan bulu-bulunya
Seakan mereka ikut berduka

Segenap hatiku merelakan kau pergi
Tapi segenap air mataku tak mengizinkan kau pergi
Air mataku yang mengalir bagaikan sungai
Tidak kuat menahan kepergianmu

Aku harap kau dapat hidup kembali
Dengan ribuan saran dan do’amu
Ribuan pencerahan atas masalahku
Dan aku akan selalu merindukanmu

Rintihan hujan

eloknya hujan.,
dtg memberi sejuk, mendamaikan jiwa yg letih.,
turun bersama gemuruh halilintar, menyentak pikiran yg jenuh.,
jatuh diselingi kilat cahaya petir, sejenak beri terang dlm gelapnya hati.,

cerianya hujan.,
basuh kalbu yg kering, hapus lara yg menjejak dlm sanubari.,

ajaibnya hujan.,
memukau ku.,
sbb ia hadir sbg titik2 air cinta kasih SANG KHALIK.,
sirami dunia yg slalu haus akan karuniaNYA.,

Angin


Angin…
Terhembus seiring berjalannya waktu…
Membawa luka, seakan tak ingin…
Tersimpan selamanya dalam kalbu…

Angin…
Hembusanmu mengubah debu…
Menjadi titisan indah pelangi, tiada miskin…
Membawa terang, menghapus hitam terkutuk…

Angin akan tetap terjaga…
Dari tulisan relung kegelapan…
Selama tertiup bersama lentera cahaya…
Meski mereka menjadikanmu risalah hujan….

Pergi


selamat tggal sepi kau telah pergi,
jangan pernah kau kembali,
krna drimu hnya membuatku jenuh tiada pasti,
sepi jangan pernah kau isi hati ku lagi,
jangan pernah kau sentuh lagi jiwa ku ini.

¤ ¤ malam minggu yang kelabu ¤ ¤


¤ ¤ malam minggu yang kelabu ¤ ¤

Kedinginan malam ini sungguh
lain dari lain..
hatiku jadi sayu seketika..
kerukunan malam ini…
kulihat dilangit…
Indah sungguh ciptaanNYA..
Bulan yang terang..
menerangi malamku ini…
Bintang-bintang berkelipan..
menemaniku malamku ini..
Angin malam menusuk ke
tulangku..
kuterasa kedamaian malam
ini..
kulihat bumi ini di terangi
cahaya lampu yang berwarna-
warni..
Indahnya Malam ini…
kesayuan ku terubat dikala
aku melihat keindahan
malam..
ku pasti ada yang sedang
seronok di buai mimpi..
mimpi yang mungkin yang
telah mereka cuba fikirkan
sebelum mereka terlena..
Wahai! sekalian Umat Islam..
janganlah kamu terlena dalam
tidurmu..
bangkitlah di waktu dinihari..
dan bersujudlah kepadaNya..
kesunyian malamlah..
yang paling baik untuk kalian
bertafakur..
Malam kian larut..
dan fajar pagi akan
menjelma..
malam akan kuketemui lagi…
selagi mataku masih celik..
selagi nadiku masih
berfungsi…
semoga saja Puisi Malam ini
menginspirasikan anda untuk
lebih kreatif membuat untaian
Puisi Malam Romantis yang
Indah di Malam Minggu yang
Kelabu dan Dingiiiin.

Cinta & Harapan


Saat kupu2 mnutup matanya &
kunang2 mulai menyinari
malam, smoga para malaikat
surga slalu menjagamu tetap
hangat slagi kau trtidur
malam ini
=========================
CINTAMU adalah harapan
ku….
KSIH SYANG MU adalah
dambaan ku…
Ksetiaan mu adalah jalan ku…
maka tuntunlah aku tuk dapat
brada di “HATIMU SLALU”
=========================

Agam Sidroe Bahsa Aceh


Bahsa Aceh

Surat Al-Falaq (Watèë Suboh-Beungoh), Neupeutrôn di Madinah, limong boh ayat.

Arti :
Deungon nan Allah nyang that Peumurah ngon nyang that Geumaséh.

Takheun lé gata (hai Muhammad): "Ulôn meulindông bak Tuhan nyang mat kuasa bak suboh (beungoh)". QS. Al-Falaq (113) : 1

Nibak nyang jeuheut nibak meukheuluk Droeneuh nyan. QS. Al-Falaq (113) : 2

Ngon nibak nyang jeuheut malam meunyo ka seupôt klam. QS. Al-Falaq (113) : 3

Ngon nibak nyang jeuheut inong-inong tukang sihé nyang pruh-pruh bak (taloë) meuikat. QS. Al-Falaq (113) : 4

Ngon nibak nyang jeuheut ureuëng ku'èh meunyo jih ku'èh. QS. Al-Falaq (113) : 5

Seunurat Kitab

Departemen Agama RI. Al Qur'an Al Karim dan Terjemahnya. Semarang: CV. Toha Putra Semarang 1996.

Coment

Like